Thursday, 29 May 2014

Para Sesepuh Sains


Galileo Galilei (1564-1642)


Seorang ahli fisika, filsafat, astronomi, dan matematika alami dari Italia yang memberikan andil mendasar dalam bidang gerak, astronomi, kekuatan bahan, dan sampai perkembangan metode saintifik. Perumusannya tentang inersia, hukum benda jatuh bebas, dan lintasan parabola merupakan awal dari perubahan mendasar dalam pelajaran tentang gerak. Dia juga yang mengatakan bahwa buku alam harus ditulis dalam kalimat matematika sehingga mengubah filsafat yang biasa diungkapkan hanya dengan kata-kata menjadi kalimat matematika. Pada akhirnya, penemuan teleskopnya membuat revolusi di bidang astronomi, dan membuka jalan baru terhadap diterimanya sistem heliosentris dari Copernicus. Dengan teleskop tersebut, dia dapat mengamati bintik matahari, lembah, dan gunung di permukaan bulan, keempat satelit terbesar dari planet Yupiter, dan fase-fase planet Venus. Selain teleskop, Galileo juga yang menemukan termometer.
Marin Mersenne (1588-1648)

Tuesday, 27 May 2014

Ringkasan Riwayat Hidup Imam Muhammad bin Idris as-Syafi’e [150H/767M – 204H/820M]

Sumber: Google

Imam as-Syafi’e lahir di Gaza, Palestin pada tahun 150H/767M. Nama sebenarnya ialah Muhammad bin Idris as-Syafi‘e. Beliau mempunyai pertalian darah Quraisy dan hidup tanpa sempat melihat ayahnya. Pada umur 10 tahun ibunya membawanya ke Makkah untuk menunaikan ibadah Haji dan selepas itu beliau tetap berada di sana untuk menuntut ilmu. Di Makkah Imam as-Syafi’e memulakan perguruannya dengan Muslim bin Khalid al-Zanji, yakni mufti Kota Makkah ketika itu.

Kitab ilmu yang paling terkemuka ketika itu ialah al-Muwattha’ karangan Imam Malik bin Anas, dan Imam as-Syafi’e dalam usia 15 tahun telah menghafal keseluruhan kitab tersebut. Imam as-Syafi’e kemudiannya berhijrah ke Madinah untuk berguru pula dengan penulis kitab itu sendiri, yakni Imam Malik bin Anas. Ketika itu Imam as-Syafi’e baru berumur 20 tahun dan beliau terus duduk bersama Imam Malik sampai wafatanya pada tahun 179H/796M. Ketokohan Imam as-Syafi’e sebagai murid terpintar Imam Malik bin Anas mulai diiktiraf ramai. Imam as-Syafi‘e mengambil alih sebentar kedudukan Imam Malik bin Anas sebagai guru di Masjid Nabawi di Madinah sampai beliau ditawarkan satu kedudukan jawatan oleh Gubernur Yaman. Jawatan Imam as-Syafi’e di Negeri Yaman tidak lama kerana beliau telah difitnah sebagai pengikut mazhab Syi‘ah. Selain itu berbagai konspirasi lain dijatuhkan ke atasnya hingga beliau dirantai dan dimasukkan ke penjara di Baghdad, yakni pusat pemerintahan Dinasti Abbasid ketika itu.

Saturday, 24 May 2014

Ringkasan Riwayat Hidup Imam Abu Hanifah [80H/699M– 150H/767M]

sumber: google


Imam Abu Hanifah atau nama sebenarnya Numan bin Tsabit bin Zhuthi' lahir pada tahun 80H/699M di Kufah, Iraq, sebuah bandar yang memang sudah terkenal sebagai pusat ilmu Islam ketika itu. Ayahnya seorang pedagang besar, sempat hidup bersama ‘Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anh. Imam Abu Hanifah sekali-sekala ikut serta dalam urusan niaga ayahnya akan tetapi minatnya yang lebih besar ialah ke arah membaca dan menghafal Al-Quran.

Imam Abu Hanifah pada suatu hari telah berjumpa dengan seorang tokoh agama yang masyhur ketika itu bernama as-Sya’bi. Melihat kepintaran dan kecerdasan luar biasa yang terpendam dalam Imam Abu Hanifah, as-Sya’bi menasihati beliau agar lebih banyak mencurahkan usaha ke dalam bidang ilmu-ilmu Islam. Dengan nasihat dan dorongan as-Sya’bi, Imam Abu Hanifah mula menceburkan diri secara khusus mempelajari ilmu-ilmu Islam.

Friday, 23 May 2014

Kejahatan di Kampus: Apa Penyebabnya?

Sumber: Google

telah dimuat di Sosial News
Universitas Padjadjaran (Unpad) adalah salah satu kampus ternama di Jawa Barat yang selama dua tahun berturut-turut ini menyandang kampus terfavorit pilihan lulusan SMA yang hendak melanjutkan studinya. Pelajar di Unpad tidak hanya terdiri dari Indonesia saja, bahkan pelajar asing pun ada seperti Malaysia, India, Timor Timor dan lain sebagainya. Berkaitan dengan siswa asing, baru-baru ini tersiar kabar bahwa pelajar asing asal Malaysia diduga telah menjadi korban tindak pemerkosaan. Semenjak itu, kampus Unpad dilabeli sebagai kampus “darurat kejahatan”. Terlebih terhitung Januari hingga Mei, Polsek Jatinangor mencatat sudah ada 10 kejadian kriminal, mulai dari penjambretan, penodongan sampai pemerkosaan.
Rupanya kejahatan yang terjadi di kampus tidak hanya di Unpad saja. Beberapa kasus ditemukan, misalnya aksi pencurian telepon genggam, laptop, dan percobaan pencurian terhadap kendaraan bermotor seperti yang dialami salah seorang dosen Fakultas Ushuludin dan Filsafat (FUF) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Di tahun 2006, tercatat beberapa kejahatan seperti pemalakan, percobaan perkosaan, hingga pembunuhan, pernah terjadi di kampus Universitas Indonesia (UI) Depok. Bahkan pembunuhan Daliu A. Gunawan, mahasiswa UI Depok, terjadi di bulan April tahun 2005.