Sunday, 19 April 2015

Smart and Fun with Physic

Hal yang tidak luput ditanyakan orang kepada saya ketika masih duduk di bangku kuliah adalah “Di jurusan apa kamu kuliah?” Tentu saja saya jawab, saya kuliah di jurusan fisika. Berbagai tanggapan terlontar dari mereka, ada yang mengatakan, “Kamu hebat!”, “Wiih, keren!”, tapi lebih sering mereka balik bertanya “Kok bisa, sih, ambil jurusan fisika? Fisika kan sulit?” atau tidak jarang mereka pun berkata, “Kamu gak normal!”. Begitulah tanggapan kebanyakan orang terhadap fisika. Mereka menganggap fisika adalah pelajaran tersulit yang pernah ada, fisika menakutkan, fisika angker, fisika diciptakan hanya untuk orang-orang sekelas Einstein dan tanggapan negatif lainnya.

Fisika adalah bagian dari ilmu pengetahuan alam yang mempelajari tentang kejadian-kejadian alam semesta. Ilmu fisika begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari setiap manusia. Ketika seseorang menyeduh secangkir teh hangat di pagi hari, kemudian selang sepuluh menit dia membaca koran dia dapati teh nya menjadi dingin, itulah kejadian fisika, perubahan temperatur akibat adanya konveksi oleh udara di sekitar cangkir teh. Ketika seseorang merasa lebih mudah mendorong sebuah sofa yang dilengkapi dengan roda kecil di bawahnya dibandingkan dengan mendorong lemari yang tidak dilengkapi roda di bawahnya, itu lah fisika, gaya gesek yang kecil antar dua permukaan menyebabkan gaya yang dikeluarkan lebih kecil. Tidak hanya itu, kecanggihan berbagai teknologi yang sekarang dirasakan merupakan produk dari ilmu fisika. Seharusnya keadaan tersebut menjadikan fisika lebih mudah difahami setiap orang dibandingkan ilmu lainnya.