Saturday, 24 March 2012

Sahabat, Jalan Pengabdian pada Zat Yang Maha Sempurna


“Jika kita harapkan dapat teman tanpa cela, maka jangan berteman dengan manusia, bertemanlah dengan malaikat. Jika kita inginkan tempat yang sempurna, jangan bertempat di dunia, tapi bertempatlah di surga. Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk menjadi teman atau sahabat, bukan juga untuk mengejar kesempurnaan dunia yang hanya sesaat, tapi kita ada di dunia adalah untuk belajar mengerti seseorang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna dan memahami kata yang tak sempurna untuk mengabdi pada Zat Yang Maha Sempurna”.



                Teringat seorang guru sosiologi ketika SMA mengatakan bahwa manusia adalah makhluk  “zoon politicon” artinya mahluk yang hidup secara berkelompok, maka manusia akan merasa penting berorganisasi demi pergaulan maupun memenuhi kebutuhannya. Dengan kata lain manusia membutuhkan seseorang selain dirinya untuk hidup. Entah itu untuk dijadikan teman bicaranya, atau hanya sekedar suatu manfaat yang hendak diperoleh (pendidikan, kesehatan, jual beli, dll). Sejak kita dilahirkan ke dunia, untuk pertama kalinya bisa bernafas, untuk pertama kalinya bisa melihat indahnya dunia, hingga sekarang yang mungkin sudah berumur belasan atau bahkan puluhan tahun, kita tidak pernah bisa hidup tanpa orang lain.